silau mentari terik menyengat,
awan mendung tak menggumpal
air laut bangkit mengombak
beriringan menyapa daratan yang terkulai lemas
mataku tajam nenatap desiran ombak
mengusik ketenangan diujung bumi ini
tanganku lembut membelai
satu nama yang terpaku mati
hanya di dalam hati..
aku biarkan angin mengusapnya
aku biarkan tiap mata mengenalnya
aku persillahkan usapan ujung badai menyapanya
tapi tak aku biarkan ombak itu menghapusnya
nama itu telah lama terukir
tak akan aku biarkan terhapus begitu saja..
biarkan aku yang menjadi karang pemecah ombak
biarkan aku menjadi susunan batu yang melindunginya
sampai nanti,
sampai tak ada lagi ombak yang berani memecahkan
bahkan mendekat..
karna nama itu kamu 'kekasih'
23 Januari 2011 jam 14:44
[special to; aulia fahlevi]
entah kenapa aku sulit melupakanmu
