"tempat ini yang mempertemukan kita" "iya, apa karena itu kamu ingin kita bertemu untuk yang terakhir kali di tempat ini?" "mungkin..... maafkan aku ya.." "tak ada yang perlu dimaafkan, kita punya jala yang berbeda bukan?" "iya..." ombak-ombak besar pantai laut selatan begitu menggebu ingin mencapai darata lebih jauh, saling berlomba bersama ombak kecil lain, dan terkadang sang ombak kecil harus mengalah menmbiarkan sang besar menacapai lebih dulu. angin sepoi pun menyapu wajahku, juga kerudungnya yang menghias cantik di kepalanya. setapak demi setapak aku lalui bersamanya, berjalan pelan, mungkin untuk yang terahir kali hal ini kami lakukan. sesekali sisa-sisa deburan ombak menyapa kaki kami berdua dan menghapus bekas tapak kaki mungil kami. hilang seperti sedia kala, kembali menjadi susunan pasir baru,seperti kisah kami. "semoga kamu bahagia dengan dia" ucapku lirih, berharap dia tak mendengarnya. ...
mencurahkan isi hati, meluluhkan semosi, menguatkan mimpi