TOBAT Oleh: Khoirul Walid* Suara adzan dzuhur membuatku menghentikan langkah panjang yang telah aku lakukan, suara adzan di Mushola kecil dipinggiran kota Semarang itu seakan mampu memanggilku, padahal tak seharusnya aku menghiraukanya, seperti beberapa tahun lalu, saat mata ini tertutup oleh kemilaunya harta dan kedudukan, rumah, mobil, jabatan, uang, dan semuanya.. huh!!!! aku kira semua itu sudah pernah aku rasakan, tapi… ah.. sudahlah aku bukan yang dulu.. Air wudlu membuatku lebih bertenaga lagi, Suhanallah seharusnya aku sadar dari dulu bahwa wudlu itu membuat semangat yang tak terbatas, membangkitkan gairah untuk tetap hidup dan membuatku bersemanagat lagi, tapi kenapa dulu? aku selalu limpahkan kekesalan dan kepenatanku di cafĂ©, diskotik bahkan meja judi.. Beberapa orang dimushola itu berjajar rapi, seakan membuat barisan yang kokoh dan kuat lebih kuat dari sekedar tembok beton rumahku.. Allahuakbar.. mataku terpejam tapi hatiku terbuka.. malu pada diriku, malu pada T...
mencurahkan isi hati, meluluhkan semosi, menguatkan mimpi