Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

sendiri

aku biarkan waktu berlalu dengan atau tanpa dirimu aku biarkan waktu berlalu walaupun itu sendiri dan saat aku bayangkan sendiri itu lebih nyaman lalu aku bayangkan ketika semua keadaan berjalan dan aku jadi penikmatnya dan kini aku katakan, aku ingin sendiri....

bolehkah aku jujur tentang Tuhan dan rencanaNya?

  Aku datang padamu bukan membawa harta, tahta bahkan segudang rayuan hampa. Aku datang padamu hanya ingin menjadi bagian daripada hidupmu di masa datang. Menemanimu hingga salah satu nafas dari kita melemah termakan usia. Akan aku jelaskan semua. Masih ingatkah engkau tiga tahun yang lalu, saat aku pertama mengenalmu? Dengan rambut terurai lurus dan kacamata yang saat ini masih engkau pakai, atau bukan. Saat itu aku hanya bisa berpikir 'kau mungkin menarik' karena engkau bukanlah gadis cantik yang berkulit putih pada umumnya, tapi kau memang manis, dengan senyummu dan kerlingan matamu saja telah mampu membuat dadaku sedikit berdesir. Tapi semua berlalu begitu saja, hingga telah banyak wanita yang singgah di hatiku, berlalu lalang menghabiskan waktuku. Kemudian, terlintas rautmu pada suatu malam, tak terlupakan sedikitpun setiap lekuk dari dirimu. Tak kusangka desiran di dadaku waktu itu mampu menyimpannya di memori otakku bahkan hatiku. ...

aku pergi karena hati

pernahkah kau merasa bahwa dengan kepergian akah membuat hati orang yang kita cintai lebih bahagia? ya, aku merasakannya. benar pepatah mengatakan 'cinta itu tak harus memiliki' dan bukankah cinta adalah melakukan segala hal yang bisa membuat orang yang dikasihinya bahagia, walaupun dengan kepergian. senang rasanya melihatmu bahagia, senang rasanya melihatmu mengatakan rindu, walaupun itu bukan untukku. karena senyummu itu yang aku nantikan, kebahagiaan yang engkau dapatkan walaupun itu bukan aku yang menjadi alasannya. tahukah kamu, hanya dengan mencintaimu aku bisa bahagia. sang rembulan rela redup demi mentari yang ingin bersinar, hujanpun rela berhenti demi pelangi yang ingin menampakkan keindahan warnanya. dan akupun rela pergi, demi kamu, demi senyummu, senyum bidadari. malam ini terasa sangat singkat, sang menit seakan menjelma menjadi detikan jarum yang kian cepat berlalu. yah inilah hidup, rencana tak akan selalu bisa menjadi kenyataan. ...

Biarkan DIA mengutus Malaikat sebagai pengganti diriku

Sepertinya aku hanya bisa mencintaimu melaui tulisan-tulisanku. Ah menyedihkannya diriku, bagaikan pungguk merindukan purnama. Ingin rasanya aku berputus asa, tapi aku terlalu lemah bila harus merasakan kehilanganmu. Salahkah bila aku memang benar-benar mencintaimu? Atau naifkah aku bila harus bertahan dengan perasaan yang tak terbalas ini. Cinta mungkin yang membuatku menjadi lemah, lebay bahkan mendayu-dayu seperti ini tapi cintaku padamu pulalah yang membuatku kuat untuk bertahan walau itu tanpa balasan darimu. Di setiap tulisanku aku selalu sertakan memoriku akan dirimu. Tak pernah aku mengharapkan lebih dari senyummu untuk kata yang aku rangkai. Aku memang bodoh, terlalu berharap lebih akan dirimu. Namun, akupun tak memungkiri bahwa hati ini mampu mewujudkan dirimu di setiap waktuku. Tahukah engkau hati ini hanya berpikir tentang siapa? Tahukah engkau bila semua yang aku lakukan hanya untuk siapa? Dan tahukah engkau bila ada namamu di setiap do'...

kamu adalah kamu

aku suka sekali saat kamu bercerita tangtang obrolanmu dengan kucing di depan rumahmu. terlihat dari ceritamu kamu begitu lembut dan penuh perhatian. aku tau itu adalah kamu yang sebenarnya, sifatmu yang ada dalam dirimu. menyadari atau tidak kamu ini memang gadis yang lembut. mungkin saat ini kamu belum merasakannya, hanya saja aku yakin seuatu saat kamu akan kembali sesempurna itu. aku bisa tersenyum membayangkanmu saat kau bertanya pada kucing itu tentang anaknya yang nomor tiga, lalu kau katakan pada dia bahwa tak ada ikan di rumahmu. begitu perhatiannya engkau dengan semua itu, dan itu adalah kamu. kamu yang nantinya akan indah bersama pasanganmu. kamu bercerita bahwa kamu geli dengan kucing, tapi dari caramu memperhatikan kucing itu aku yakin bahwa kasih sayang yang tulus telah kamu berikan padanya. andai sang kucing itu bisa bicara dia akan bercerita kepadamu tenatang apa yang dia alami karena dia tau bahwa kamu adalah bidadari yang turun untuk berbagi deng...

mencintaimu dengan sederhana

Dulu aku berpikir bahwa cinta itu ya 'memiliki seutuhnya apa yang kita sukai dan apa yang kita anggap sebagai nomor 1' tapi aku rasa semua itu salah sejak aku mengenalmu. Mencintaimu itu berbeda, tak ada ambisi, tak ada keegoisan dan apa adanya. Walau kadang ada rindu yang aneh, walau kadang membayangkan hal yang tak pernah kau lakukan langsung di hadapanku. Aku tetap merasa nyaman. Hanya aku dan tuhan mungkin yang tau tentang rasa ini. Dirimu-pun tak akan kubiarkan tau. Bukan karena aku pelit hanya saja aku ingin kau menilaiku dengan hatimu dengan nalurimu. Karena aku yakin, kalau Tuhan menuliskan nama kita bersanding, maka kamu akan tau yang sebenarnya ada di hatiku. Tak perlu dipaksa  pada saatnya sang mawar akan tetap mekar, sang kepongpongpun akan menjadi kupu-kupu yang cantik. Terkadang geli aku memikirkannya.. Apa jadinya coba bila kita ini bersama?  Ah...terlalu jauh aku memikirkannya. Tuhan itu lebih bijaksana dan tau ma...

Mata Mata Di Facebook Kita

Era teknologi memang mempunyai banyak dampak terhadap eksistensi manusia dalam urusan percintaan. Mulai dari yang memanfaatkan teknologi untuk mencari, melanggengkan, merawat sampai menghancurkan hubungan percintaanya semuanya mengandalkan teknologi. Dalam artikel kali ini saya akan mencoba mengurai sedikit fenomena aneh melalui teknologi.  Mata Mata Di Facebook Kita Saya pernah membaca sebuah artikel menari di sebuah media cetak yang saya temukan di bungkus gorengan yang saya beli di sudut kota salatiga. Dalam artikel tersebut tertulis bahwa media sosial Facebook menjadi salah satu media favorit (mengalahkan tweeter dan frienster bahkan google+) bagi sebagian besar penggunanya untuk ajang ‘percintaan’ mulai dari mencari pacar, mencari selingkuhan, mengawasi pacar, mutusin pacar bahkan ada yang digunakan untuk nge-tes keseriusan pacar. Menarik bagi saya untuk membahas salah satu dari beberapa hal tersebut. Yaitu ‘memata-matai aktivitas kekasih m...
monumen satu maret pergilah, dan jangan  pernah muncul di hadapanku lagi bukan karena aku tak inginkan kamu hanya saja hati ini tak sanggup melihatmu pergilah, dan jangan berpaling ke belakang bukan karena aku tak mencintaimu hanya saja, aku tak mau berharap kau kembali ----- kau masih seperti dulu, cantik dan selalu mempesona. dan apa yang kau katakan benar aku tak ada perubahan. ----- ah... rupanya aku sudah terbawa perasaan galau ini ----- apapun yang terjadi tapi aku tetap mencintamu lebih dari apa yang kau dapatkan dari aku yang dulu. ----- jogja monumen 1 maret, 16 mei 2o12
Di Pasir Itu.... kenapa waktu begitu cepat berlalu. tak adakah remidi untukku mengulang semuanya? ah... mana mungkin, bukankah penyesalan selalu datang di akhir cerita. empat tahun yang lalu, saat ombak di pasir itu masih tenang saat itulah pertama kalinya aku melihat senyummu. saat matahari tak sepanas saat ini, saat itulah aku tau tentangmu. bahwa engkau adalah bidadari, aku tak sadar, bahwa melewatkanmu adalah hal terburuk buatku meninggalkanmu adalah kerugian besar buatku bedohnya aku, meninggalkanmu hanya karena hal sepele yang tak abadi bodohnya aku, melepaskanmu hanya karena mataku yang tak mampu melihat hatimu. kini yang ada hanya penyesalan, saat aku temukan sesuatu yang tak seperti dirimu. dua hari lagi kau akan pergi, dariku, dari kesendirian ini dan dari rasa ini. maafkan aku, aku akan datang di pasir itu mengenangmu saatkau berikan lembaran pada pengemis itu mengingatmu saat kau tersenyum.. maafkan aku... 15 Mei 2012 pukul 21:...