aku suka sekali saat kamu bercerita tangtang obrolanmu dengan kucing di depan rumahmu. terlihat dari ceritamu kamu begitu lembut dan penuh perhatian. aku tau itu adalah kamu yang sebenarnya, sifatmu yang ada dalam dirimu. menyadari atau tidak kamu ini memang gadis yang lembut. mungkin saat ini kamu belum merasakannya, hanya saja aku yakin seuatu saat kamu akan kembali sesempurna itu.
aku bisa tersenyum membayangkanmu saat kau bertanya pada kucing itu tentang anaknya yang nomor tiga, lalu kau katakan pada dia bahwa tak ada ikan di rumahmu. begitu perhatiannya engkau dengan semua itu, dan itu adalah kamu. kamu yang nantinya akan indah bersama pasanganmu.
kamu bercerita bahwa kamu geli dengan kucing, tapi dari caramu memperhatikan kucing itu aku yakin bahwa kasih sayang yang tulus telah kamu berikan padanya. andai sang kucing itu bisa bicara dia akan bercerita kepadamu tenatang apa yang dia alami karena dia tau bahwa kamu adalah bidadari yang turun untuk berbagi dengannya.
lalu bagaimana dengan aku?
aku tak bertanya, kenapa kamu tak menanyakan kepadaku 'apakah aku ini sudah makan' atau sekedar bertanya 'bagaimana harimu kali ini?' bagiku pertanyaanmu itu tidak penting. aku tak butuh semua itu karena aku tahu kau lebih perhatian daripada itu.
aku tak menuntut apapun darimu, merubahmupun aku tak akan rela. karena kamu adalah kamu, ada dalam lubuk hatimu, dibalik cuekmu dan kerasnya jiwamu tersimpan sesuatu yang luar biasa. :)
aku masih tersenyum dengan semua ini. tersenyum menyadari bahwa kamu adalah gadis luar biasa.
