01.28
Aku menulis tiap kata dengan rapi. Tak tau apa yang aku tulis, sebenarnya hanya kata kata kosong tak berarti, namun beberapa kali goresan penaku berhenti, lama sekali.. lamunan panjang beberapa kali aku mulai, yang terahir aku terhenyak tentang keberadaanku yang tiada artinya dibumi ini, aku terkesan acuh dengan segala yang aku lakukan, sejenak berfikir tentang masa depan tapi terhenti dengan apa yang aku lakukan saat ini, berlanjut tentang kondisiku saat ini aku berfikir tentang apa yang aku telah lakuan dimasa lalu, hidupku tak berarti.. hidupku seakan hanyut oleh kemelut…
Oh betapa bodohnya aku yang terhempas dalam jurang kemunduran, aku benar benar telah larut dalam angan yang sebatas lutut.
sepi sekali hatiku, bukan karena tak ada orang yang mengisinya, hanya saja nurani ini kosong dari siraman, jadinya gersang, angkuh, kaku, keras seperti batu.
Aku benar benar takluk, aku menyerah, akupun tersungkur dan tak ada lagi yang dapat aku lakukan kecuali kelembutan rayuan setan, kesejukan udara yang dihembusakanya. Aku lupa siapa aku. aku mati rasa dari hijaunya sajadahku.. ya ampun… apa yang terjadi padaku?
01.37