menggelinjang dari kengerian dunia
menggeliat dari pengapnya keadaan
menguap dari sisi kepenatan
ahirnya bangkit dari keterkungkungan!
tak ada artinya aku tertunduk
lalu meratap berkepanjangan
lebih baik tertawa sekerasnya
sangat keras menutupi luka dan memar dalam dada
untuk apa aku menangis
menyesali naskah takdirku sendiri
aku pemeran utama, bukan figuran
aku lakon yang pada ahirnya menang
huft...
bukan aku yang akan terseok-seok
[saatnya aku bangkit]
