Langsung ke konten utama

hebatnya otak tengah manusia


AKTIVASI OTAK TENGAH
(mesencephalon)
Berapa waktu lalu saya berkunjung kerumah seorang kiyai (ulama’) di daerah bangsri kabupatean Jepara, KH. Shulhan Shohib, seorang ulama’ yang berpengaruh disana, tidak ada tujuan yang pasti selain silaturohim di-ndalem beliau, tetapi sampainya disana ada hal yang membuat saya tertarik dan duduk berlama-lama disana.
Ada seorang anak umur 15 tahun-an yang ditutupi matanya rapat rapat, kemudian diberikanya sebuah HP yang kemudian dikirimi sms oleh salah seorang tamu juga, dengan meraba-raba kemudian anak tersebut membacakan seluruh isi sms tanpa melihatnya, tidak hanya itu saja dia juga disuruh mencari barang yang sudah disembunyikan oleh seseorang pastinya dengan mata tertutup. Saya pikir tadi adalah sebuah tipu muslihat atau sekedar ilmu kanuragan yang biasanya ditampilkan oleh santri santri pondok pesantran, akan tetapi setelah seorang dari tamu tersebut menjelaskan, saya baru tahu bahwa tadi adalah hasil dari pelatihan aktivasi otak tengah yang dilaksanakan oleh pakar akar midbrain dari malaisya beberapa waktu yang lalu.

Midbrain (mesencephalon) atau otak tengah adalah otak yang berada diantara otak kiri dan otak kanan yang berfungsi sebagai penghubung aktivitas kedua otak tersebut, otak kiri yang cenderung lebih serius dan otak kanan yang cenderung kreatif dapat diseimbangkan melalui aktivasi otak tengah. Anak yang lebih menggunakan otak kiri cenderung lebih rinci, serius, dan teliti karena kemampuanya yang cenderung pada hal hal yang rumit, sedangkan yang anak yang dominan menggunakan otak kanan akan lebih sosialis dan kreatif karena lebih suka kesenangan dan seuatu hal yang baru, coba kita bayangkan bagaimana bila antara otak kiri dan otak kanan bisa aktif secara seimbang dan berperan bersamaan? Ya, jawaban yang mudah yaitu anak tersebut akan menjadi anak yang cerdas dan kreatif (jenius). Bukan hanya itu saja peran aktifnya otak tengah sangat luar biasa setelah midbrain diaktifkan, fungsi dari otak kanan dan otak kiri dapat berjalan secara seimbang. Otak kiri tidak lagi menekan otak kanan. Kemampuan prediksi, daya ingat, kesenian dan kemampuan refleks tidak hanya menjadi berkembang, tetapi kemampuan manajerial dan pemahaman mereka juga dapat terpelihara. Orang seperti ini akan lebih memiliki rasa cinta kasih, lebih mencintai orang tua sendiri, termasuk orang yang lebih tua, memiliki kecerdasan dan kerukunan. Memulihkan potensi awal yang semestinya dimiliki oleh umat manusia.

Bagaimana mengaktifkan otak tengah?
Sebenarnya banyak sekali cara yang dilakukan, setiap negara mempunyai cara tersendiri ada yang meditasi, pelatihan fisik dan lain lain, sementara yang terbaru ini adalah aktivasi otak tengah dengan menggunakan program komputer, para ilmuan yang meneliti proses ini mengatakan bahwa aktivasi mengguakan lagu dan audio sangatlah efektif, seperti bayi dalam kandungan atau yang baru lahir didengarkan musik mozart akan tumbuh menjadi aak yang lebih cerdas dan unggul dalam barbagai bidang begitu pula proses yang dilakukan baru baru ini menggunakan musik untuk mengaktifkan otak tengah. Dengan pelatihan 1,5 hari, anak dapat memilliki potensi yang luar biasa, yang bermanfaat bagi dirinya sendiri, orang tuanya dan bangsa ini.

Skill Khusus.
.           Pernah melihat acara di TV dimana seorang (magiction) mempunyai kehebatan dalam mengakses informasi tanpa meihat atau tanpa mengetahui secara langsung, bahkan bisa memprediksi apa yang akan terjadi nanti. Luar biasa bukan? Ya!! ini adalah hasil dari aktivasi otak tengah yang mereka pelajari dari berbagai negara.
Mereka punya kemampuan untuk mencari barang yang disembunyikan membaca sesuatu tanpa meihat, merekam setiap hal yang positif yang dilihat dan didengar. Anak itu akan lebih mudah menerima pelajaran, dan cerdas dalam berbagai situasi.

Sisi Negative
Sebenebarnya tidak ada sisi negative dalam proses dan hasil dari aktivasi otak tengah karena aktivasi otak tengah ini mengembalikan manusia pada fitrahnya yaitu kemampuan kemampuan yang dimiliki sejak lahir. Akan tetapi dalam pengembanganya apabila tidak diimbangi oleh keimanan dan ketaqwaan maka jalan yang akan ditempuh akan salah pula, karena pada dasarnya kemampuan yang dimiliki oleh seseorang tergantung oleh individu masing-masing yang memiliki, mau dibawa kemana, digunakan untuk apa dan bagaimana.

Sebelum berahir wacana ini, sedikit pesan, inilah saatnya era baru dalam perjalanan hidup manusia, era keunggulan manusia untuk membentuk pribadi yang cerdas dan mempunyai skill yang tinggi dalam menghadapi tantangan zaman, terutama generasi muda Indonesia yang harus menanggung bebang sangat berat diera globalisasi ini.
*dari berbagai sumber


Khoirul Walid
Mahasiswa semester VII STAIN Salatiga.



Postingan populer dari blog ini

(cerpen) maafkan aku yang pergi meninggalkanmu

oleh Jaka Tarub pada 29 November 2010 jam 18:40 reQuest dari Aziza Little Maganda Masih pagi sekali, udara masih sejuk kabut guung telomoyo an merbabu masih melekat menyusup setiap sudut kota salatiga, kota kecil nan alami, indah nan menyegarkan, matahari belum tampak, hanya saja sinar indahnya membuat kokok ayam terbangun subuh tadi, perlahan kabut mulai berganti menjadi embun yang menetes tiap daun tiap dahan juga rumput rumput dipinggiran jalan.. segar sekali langkah kaki pasti menyusuri jalan tentara pelajar penuh ksemangat untuk mencari cahaya masa depan, langkah kaki ang tak kunjung lelah, keringat masih tetap berselimut diantara baju usangnya, padahal waktu masih menunjukan pukul 06.00 tapi langkah kaki tak akan berhenti, semangat.. -- suasana kampus masih sepi, masjidpun sepi hanya beberapa satpam yang berpakaian apa adanya dan beberapa tukang kebun membersihkan sampah disekitar halaman, kampus mungil nan indah.. kampus yang menjajnjikan masa depan cerah, kampus y...

puisi (fitnah itu)

fitnah itu Aku memang bukan orang baik, Tapi tak seburuk itu kamu memperlakukanku Aku ini buaya Tapi aku ini tetap punya hati untuk mengukur kasih sayang Aku ini makhluq Allah Tapi bukan penyembah makhluk yang lain Andai aku salah Katakan padaku Jangan kau katakan pada orang yang tak tau menahu tetap saja perkataan itu tak baik untukku Coba ceritakan Dengan pelan dan penuh kebenaran Bukan tangisan yang seharusnya kau keluarkan Mraung raung, Sudahlah, aku sudah cukup untuk menerima semua ini, buatku semua Apa aku harus diam? Sabar dan hanya sabar? Atau aku harus berteriak mencoba meembenarkan Naifkah aku bila ku berkata benar Bodohkah aku bila aku tetap tersenyum? Huh. Aku kira aku akan melakukanya Berbuat yang benar Melakukan yang benar pula Agar aku tak disalahkan lagi, Menjadi kambing hitam dari semua kebohonganmu,

cerpen islami (ustadz muda itu..)

                ustadz muda itu...            Udara malam semilir menyapu dan menyapa mushola Al-Hidayah, mushola kecil dipinggiran kota Ungaran yang sudah 2 tahun lalu berdiri. Lampunya redup tapi cahaya alami dimushola itu seakan tak ada habisnya menerangi jalanan didepanya, bukan karena lampunya tetapi karena Allah yang selalu menerangi setiap baitN ya.             Mungkin inilah cahaya yang selalu Allah jajikan untuk setiap tempat dimana ada orang-orang yang mau bersujud kepadaNya.             Langit begitu cerahnya menyajikan jutaan bintang sebagai wujud keagungaNya, pelan suara syair Ilahi senada mengalun lirih dari seorang muda, sendiri.. beberapa saat keamudian dia beranjak, “Allah....huakbar Allah....huakbar..” suaranya melengking keras dengan speaker ...