Curhatan kulo..
Menungso ingkang katah lepat
Wonten ngersane GUSTI..
Malam itu aku terpaku pada seuntai kata yang tertulis indah dan rapi di dinding kamarku tulisan yang sebenarnya aku tau maksudnya tetapi tak pernah aku hiraukan, seuntai kata yang kadang menyadarkanku pada arti hidup ini, sebenarnya aku tau bahwa tulisan yang bukan bahasa negaraku itu sangat berarti, tetapi aku lalai aku mejauhinya walaupun tak sampai membencinya, aku sadar kok, bahwa tulisan itu dulu dekat banget dengan aku bahkan apa yang terkandung didalamnyapun aku mengenalnya, menghapalnya sampai artinya, asma asmanya juga, dulu…. Ya dulu… tapi, kenapa harus dulu? Atau sekarang masih? Aku teringat kata kata sahabatku tadi, tadi dikampus, tadi habis dzuhur, oh tidak aku tidak sholat dzuhur saat itu, jadi aku sebut saja jam satu tepatnya, hmmm.. sebenarnay beliau bukan sahabatku melainkan dosenku, iya bapak dosen, tapi sangat dekat dengan aku, sangat sangat dekat, dia ada saat aku jaya bahkan ada disampingku sekarang, memanggilku saat aku terlalu jauh melangkah oh aku terlalu jauh tersesat, tadi aku kembali padanya dalam ruang yang tak biasanya aku bertemu dengannya, aku tumpahkan keluh kesahku, aku ceritakan jalurku sekrang, lucu ya… dia bilang mboten nopo nopo menawi mboten wonten ndalu nggeh mboten saget sare, duh dalem banget, seumur umur aku belum pernah tertidur selama ini dan bangun terus mengangis, bukan hanya air mata ini yang keluar tetapi juga batin ini menjerit, imam ghozali berkata bahwa nasehat itu seperti air garam yang ditaburkan pada luka, perih banget setelah itu akan sembuh, tapi ini beda sahabatku memberikan nasehat itu seperti saat aku haus dan menemukan oase ditengah padang pasir yang gersang, huft…ternyata aku tertidur lama sekali, hatiku tertutup oleh gemerlapnya nafsu dunia, sakit, gila strees mungkin,
Malam ini aku tersadar bahwa tulisan diatas dindingku adalah ALLAH, Dia Tuhanku Dia tujuaku selama ini, sebenarnya ciut sekali aku harus meminta maaf padaNya, sempit sekali seakan pintu maaf terbuka untuk aku, tetapi aku harus kembali pada jalanku aku tidak mungkin sendiri terdiam disini larut dengan semua yang telah aku alami, dengan Alhamdulillah yang karenaNya aku memliki semua yang aku inginkan tidak hanya apa yang aku butuhkan, aku harus bangkit TAHAJUD dari tidur panjangku ini.
Aku adalah aku yang dulu pernah hilang, aku adalah sekarang yang bangkit dari semua keterpurukan, aku bukan aku yang terperosok pada jurang surga setan..
Alhamdulillah ya Allah…
